Artikelku Masuk Nominasi 10 Besar : Mohon Dukungan

Sebelumnya aku ucapkan terima kasih untuk blogger di seluruh dunia. Saat browsing aku menemukan sebuah lomba penulisan artikel di www.beritanet.com dengan konten IT. Tanpa pikir panjang aku segera berfikir untuk menulis sebuah artikel. Tadinya ada 2 pilihan tema, yaitu filtrasi celah keamanan form dan satu lagi tentang hardware, yaitu processor. Aku berfikir sudah banyak yang membahas tema pertama. Akhirnya aku pilih tema kedua. Artikel tersebut aku beri judul : Intel, Processor Ramah Lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk aksi kemanusiaan yang concern pada Global Warming dan juga untuk memotivasi dalam Green Technology. Alhamdulillah, ternyata artikel aku lolos seleksi dan masuk nominasi 10 besar. Akan tetapi hanya diambil 3 pemenang dari 10 artikel tersebut. Oleh karena itu, aku mohon dukungan blogger di seluruh dunia untuk memberi dukungan pada lomba tersebut. Indonesia, Go Open Source! Terima kasih banyak. Oia, lupa nih URL artikelnya =) Arigato

http://www.beritanet.com/Event/Best-of-Content-Contest-2008/intel-processor-ramah-lingkungan.html

KONTROVERSI FILM FITNA

QURAN LICENSE TO KILL! Wih serem banget ya dengernya. Tapi bukan itu yang mau ane masalahin, Bro. Duh, sebenernya ane agak kecewa nih. Bukan sama yang buat film tapi kecewa sama ummat Islam itu sendiri. Masa iya langsung demo dan ngerusak. Parah banget ga sih? Ga seharusnya gitu donk! Harus nya tuh kita telaah dulu lebih dalam. Ane juga ga nyalahin yang buat film fitna kok. Menurut ane itu cuma opini dia, tapi efeknya emang luar biasa berpengaruh sih bagi kehidupan dunia. Yang parah juga nih, masa kedutaan Belanda di ancurin!!! Pemerintah Belanda juga ga salah kan bro! Mereka udah ngelarang beredar nya film itu, tapi namanya ada internet, mau diapain lagi? Cepet banget kesebarnya! Pemerintah Belanda juga bilang, "nih film fitna emang kacau banget! Ga boleh beredar! Klo beredar akan membuat peperangan!" Jadi inget bahasa Indonesia, apa namanya? Pasprototo apa totemtoparte gitu yang menyebutkan karena 1 hal semua jadi ikut terbawa. Ya seperti ini, satu orang Belanda buat film, tapi Belanda nya yang disalahin.

Sebagai ummat Islam kita ga boleh kaya gitu kan? Orang yang membuat film itu butuh petunjuk dari ummat Islam untuk memberitahu gimana Islam sesungguhnya. Eh ternyata ketika tuh film keluar ummat Islam marah n ngamuk ngancurin yang ga berdosa. Yah, dia malah yakin klo Islam tuh penuh dengan kekerasan. Buat yang belom nonton film fitna nih, ane udah taro (2 April 2008) di server 2shared tinggal download aja, ga perlu premium account, sekitar 34MB, sekarang klo nyari di internet udah agak susah coz udah di hapus sama severnya. Nih link nya di sini. FE itu singkatan dari FITNA ENGLISH tinggal download, trus ekstrak pake winrar ... klo mau nonton siapin AL QURAN TERJEMAH ya bro, biar tambah jelas ... Mudah2n sama server nya blm diapus ,,,


update : tanggal 3 April 2008 jam 7:48 ane liat log ada 2 user lagi buka blog ini. Dan, 10 menit kemudian ane refresh halaman ini, tau ga apa yang terjadi? Screenshot cuplikan film fitna udah ga ada bro! Sepertinya dihapus orang lain? Atau di-hijack? Wah, ga tau deh bro. Mungkin ane terlalu fulgar kasih foto cuplikannya ya. Afwu. Jazakallah. Tapi filmnya di server 2shared belum dihapus kok =)

Mau Dapet Duit Lagi? Klik FeedM8

From : EditTag

Ada banyak kegunaan yang bisa ditemukan dengan alat komunikasi bernama handphone. Tak berhenti di kegunaannya sebagai alat komunikasi, pirantinya pun makin dibekali dengan software yang makin memanjakan penggunanya. Contoh mudahnya, edittag suka mengakses info cuaca melalui Yahoo!Go sebelum menyinggahi kota lain. Sekedar mengintip info cuaca, ternyata mampu memberi panduan untuk menentukan perlukah membawa mantel jas hujan saat berkendara ke cianjur. Itu tentu hanya salah satu contoh dari betapa tergantungnya kita akan piranti ini untuk membantu aktivitas keseharian.

Tren penggunaan handphone juga makin marak. Harga handset yang makin terjangkau, tarif komunikasi yang semakin murah, menjadikannya alasan memiliki handphone menjadi sebuah alat wajib untuk dimiliki. Coba cek, beberapa handset kelas menengah juga dilengkapi dengan kemudahan akses data. Baik melalui jaringan BREW di CDMA maupun GPRS di lingkungan GSM. Bahkan beberapa hari terakhir, edittag makin menggemari salah satu operator yang sedang menggelar akses data 100 MB perbulan secara GRATIS. Jadi apa yang bisa kita manfaatkan untuk ini?

Browsing? wah aktifitas ini tentu jadi makin menggila karenanya. Blogwalking, atau sekedar membaca Feed tentu pilihan yang bebas dilakukan. Namun alangkah baiknya bila kita pun (sebagai pemilik blog) juga membantu mempermudah pembaca yang berkebutuhan seperti ini. Menyediakan link khusus untuk mengarahkan membaca blog versi handphone pun bisa jadi pilihan bagus. Seperti yang edittag ulas sebelumnya, kini dengan bantuan Feedm8, penyediaan link ini menjadi mudah. Saat dibuka di handphone, blog ini akan tampil lebih akrab di layar. Minim dengan gambar, teks yang mudah terbaca, membuat kegiatan membaca blog jadi nyaman dan juga irit ongkos.

Ada satu lagi nih, ternyata Feedm8 juga menyediakan pilihan afiliasi bagi penggunanya. Tentu tahu kan, dengan begini tak hanya fitur hebatnya yang sangat membantu, namun juga iming-iming dollar yang menyertainya. Secara tak diduga, ada tangkapan layar berikut di akun edittag :



Tentu angka yang lumayan lah untuk sekedar memasang ajakan afiliasi di blog. Tadinya ingin memakai fiturnya, tapi sayang dong ditolak tawaran satu ini. Untuk mendapatkanya, setelah mendapatkan akun Feedm8, log in, dan tuju bagian Affiliate. Aktifkan kode HTML di blognya. Untuk mengecek transaksi yang masuk, lakukan cek di bagian Account History. Angka-angka yang didapat adalah dari mereka yang ikut program ini karena ulah link di blog yang kita pasang. Juga, ada PPC yang bisa didapat dari hasil klik iklan yang muncul pada blog yang terbaca di Feedm8. Satu kali klik sekitar $0,2. Di klik sendiri mungkin masih diperbolehkan saat ini.

Tak kalah dengan program referal di Adsense, disini kita juga ditawari tambahan $10 saat pendaftar dari link referal kita mendapatkan $20. Juga $50 bila pendaftarnya mendapatkan lebih dari $100 dalam 180 hari setelah sign up.

Tertarik? gabung saja dengan klik banner afiliasi Feedm8 di bagian sidebar blog ini :)

Ayat-Ayat Hitam Talmud

Talmud merupakan kitab suci kelompok Zionis-Yahudi di seluruh dunia. Seluruh tindak-tanduk Zionis-Israel mengacu pada ayat-ayat Talmudisme. Bahkan Texe Marrs, investigator independen Amerika yang telah menelusuri garis darah Dinasti Bush selama enam tahun, menemukan bukti bahwa keluarga besar Bush, termasuk Presiden AS George Walker Bush, merupakan sebuah keluarga yang sangat rajin mendaras dan mempelajari Talmud.

“Dinasti Bush adalah dinasti Yahudi dan mereka menjadikan Talmud sebagai kitab sucinya. Adalah salah besar menyangka mereka sebagai keluarga Kristiani. Mereka menunggangi kekristenan untuk menipu warga Kristen dunia. Padahal, mereka merupakan keluarga Talmudis yang taat, ” demikian Texe Marrs.

Kita tentu sudah banyak mendengar tentang Talmud. Namun belum banyak yang mengetahui apa saja ayat-ayatnya. Berikut kami tampilkan sejumlah ayat-ayat Talmud yang menjadi dasar segala tindakan kaum Zionis terhadap orang-orang non-Yahudi (Ghoyim atau Gentilles), dan darinya Anda akan bisa “memahami” mengapa kaum Zionis selalu saja mau menang sendiri, selalu mengkhianati perjanjian, dan sebagainya. Inilah ayat-ayat suci mereka:

“Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.” (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a)

“Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi.” (Midrasch Talpioth 225)

“Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.” (Zohar II, 4b)

“Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.” (Orach Chaiim 57, 6a)

“Tuhan (Yahweh) tidak pernah marah kepada orang-orang Yahudi, melainkan hanya (marah) kepada orang-orang non-Yahudi.” (Talmud IV/8/4a)

“Di mana saja mereka (orang-orang Yahudi) dating, mereka akan menjadi pangeran raja-raja.” (Sanhedrin 104a)

“Terhadap seorang non Yahudi tidak menjadikan orang Yahudi berzina. Bisa terkena hukuman bagi orang Yahudi hanya bila berzina dengan Yahudi lainnya, yaitu isteri seorang Yahudi. Isteri non-Yahudi tidak termasuk.” (Talmud IV/4/52b)

“Tidak ada isteri bagi non-Yahudi, mereka sesungguhnya bukan isterinya.” (Talmud IV/4/81 dan 82ab)

“Orang-orang Yahudi harus selalu berusaha untuk menipudaya orang-orang non-Yahudi.” (Zohar I, 168a)

“Jika dua orang Yahudi menipu orang non-Yahudi, mereka harus membagi keuntungannya.” (Choschen Ham 183, 7)

“Tetaplah terus berjual beli dengan orang-orang non-Yahudi, jika mereka harus membayar uang untuk itu.” (Abhodah Zarah 2a T)

“Tanah orang non-Yahudi, kepunyaan orang Yahudi yang pertama kali menggunakannya.” (Babba Bathra 54b)

“Setiap orang Yahudi boleh menggunakan kebohongan dan sumpah palsu untuk membawa seorang non-Yahudi kepada kejatuhan.” (Babha Kama 113a)

“Kepemilikan orang non-Yahudi seperti padang pasir yang tidak dimiliki; dan semua orang (setiap Yahudi) yang merampasnya, berarti telah memilikinya.” (Talmud IV/3/54b)

“Orang Yahudi boleh mengeksploitasi kesalahan orang non-Yahudi dan menipunya.” (Talmud IV/1/113b)

“Orang Yahudi boleh mempraktekan riba terhadap orang non-Yahudi.” (Talmud IV/2/70b)

“Ketika Messiah (Raja Yahudi Terakhir atau Ratu Adil) dating, semuanya akan menjadi budak-budak orang-orang Yahudi.” (Erubin 43b)

Inilah sebagian kecil dari ayat-ayat hitam Talmud. Inilah landasan ideologis kaum Zionis dalam hidupnya. Setiap hari Sabtu yang dianggap suci (Shabbath), mereka mendaras Talmud sepanjang hari dan mengkaji ayat-ayat di atas. Mereka menganggap Yahudi sebagai ras yang satu-satunya berhak disebut manusia. Sedangkan ras di luar Yahudi mereka anggap sebagai binatang, termasuk orang-orang liberalis yang malah melayani kepentingan kaum Zionis.

Adapted from : www.eramuslim.com

Yang Cantik Yang (Tidak) Bahagia

Ada postingan dari Bang Fuad nih (sedih banget bacanya) ...

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Bunda, sudah aku terima surat darimu tempo hari. Selalu ada harap semoga Bunda juga dalam sehat dan afiat, selalu kuat untuk menjalani rutinitas dan sembah syukur Bunda padaNya.

Aku tak ingat lagi sudah berapa surat yang Bunda kirimkan ke ibukota. Maklumlah Bunda, di sini banjir tak pernah memberi kabar kapan ia akan datang. Sewaktu-waktu bisa membludak seperti sedang merayakan amarahnya pada manusia. Tak tahu siapa yang sedang dimarahinya. Yang pasti, alam tak pernah memilih kepada siapa akibat rusaknya akan tertimpa. Tak peduli hanya segelintir yang berulah, ribuan orang ikut sengsara. Tentu Bunda masih ingat kalau dulu aku pernah bertanya, “Atas nama rahmat atau celakakah, hujan itu turun?” Kau tertawa mendengar itu, Bunda. Dan kau katakan bahwa Rasul pun ikut gelisah saat hujan turun. Kau bercerita tentang Aisyah yang bertanya tentang kegelisahan suaminya. “Aku sangat khawatir hujan itu akan menjadi azab yang menimpa umatku,[1] kata Rasul. “Dan jika Rasul melihat hujan turun, beliau berkata: ‘Hujan adalah rahmat,’” ceritamu.

Setahun lagi, insyaAllah, akan kutunaikan janjiku padamu, Bunda. Menjadi seperti apa yang kau inginkan setelah berlelah-lelah mencari ilmu di ibukota. Betapa tak terasa waktu berlalu. Usiaku juga sudah beranjak dari satu angka ke angka lain. Katamu, aku sudah dewasa. Sudah tak pantas lagi merengek. Aku harus tegar, harus siap menghadapi belantara hidup yang kau sudah lalui lebih dahulu. Tapi, sungguh, aku terkejut saat Bunda bertanya, “Kapankah kau akan menyempurnakan setengah agamamu, Nak?”

Sungguh, aku tak tahu harus menjawabnya seperti apa. Walau sudah aku khatamkan kitab fiqih bab nikah dan menghafal rukun, syarat, hingga talak dan ruju’, pertanyaan itu selalu sulit untuk aku jawab. Aku pikir akan mudah jika memulainya dengan menyusun kriteria. Tapi, sekali lagi, bukankah itu terasa sungguh congkak? Meminta pasangan sesuai apa yang kita mau dan yang kita idam-idamkan, padahal diri ini juga belum pantas mendapat pasangan seindah kriteria yang disusun. Berharap Khadijah-kah, padahal hati masih setengah-setengah untuk meneladani Muhammad? Ah, Bunda. Aku selalu kalap jika membicarakannya.

Untunglah aku tak begitu khawatir pada Bunda. Bunda tak pernah meminta agar pasanganku nanti itu cantik jelita. Aku tersenyum saat Bunda mulai menyebut nama artis ibukota itu di surat. Ah, rasanya Bunda telah teracuni televisi, menonton puluhan infotainment yang wira-wiri dari pagi sampai balik dini hari. J Aku juga tak bisa memahami mengapa ada saja orang yang memproklamirkan hubungannya dengan meriah –meski sekadar pacar cinta monyet. Menikah dengan pesta super mewah, lalu bercerai di tengah perjalanan cintanya dan ribut-ribut harta gono-gini sambil sibuk mengundang pers untuk diekspos besar-besaran.

Dulu aku pernah berpikir betapa nikmatnya jika bisa seganteng mereka. Pastilah beruntung mempunyai wajah tampan. Uang mudah masuk hanya dengan tersenyum. Perempuan mana yang rela kehilangan momen dengannya –meski hanya sedetik. Aku bertambah heran jika teman-teman perempuan di sekolahku dulu menyimpan poster idola mereka, dari yang Indonesia, Cina, Taiwan, sampai Amerika. Bunda tahu apa jawaban mereka saat aku tanya mengapa foto-foto itu disimpannya? Mereka hanya bisa menjawab, “Ganteng, Djoko!” Sudah. Titik. Ada juga yang berteriak-teriak saat artis idola mereka lewat –meski hanya sekadar lewat. Foto-foto. Minta tanda tangan. “Itu yang namanya idola,” kata seseorang menerjemahkan.

Ah, Bunda… Kalaupun itu anugerah, ia harus menjadi pintu syukur, bukan? Tuhan selalu Mahaadil. Jika bersyukur, nikmat itu semakin berlimpah. Jika lupa bersyukur, sungguh Dia akan murka.[2] Dulu aku ingin jadi rupawan seperti mereka. Membeli kosmetik rupa-rupa, menambal wajah hingga tak jelas jadi apa. Ikut tren, istilahnya, Bunda. Toh, banyak abege yang meniru tingkah idolanya tak karuan. Cat rambut warna-warni, pulas pipi kanan-kiri. Rambut di-rebounding, ganti gaya Mohawk, sampai gimbal dan kribo yang rutin bergantian jadi mode. Sekarang rasanya tak enak kalau celana nggak nyingkrik, sempit di ujung kaki sambil dipelorotkan hingga ke bawah pinggul. Kalau pakai baju biasa, dianggap tak ikut mode. Sekarang tren baju kekecilan, yang nge-press dan nyeplak. Aku selalu salah tingkah kalau di belakang mereka. Sekali membungkuk, terlihatlah apa yang seharusnya tak terlihat. Duh, Gusti…

Kalau sekarang banyak yang cerai, kok justru yang cantik-cantik dan ganteng-ganteng? Aku jadi bingung. Yang ganteng dulu dipuji-puji, yang cantik juga ikut dipuja. Rasanya, siapa yang tak ingin menikah dengan mereka. Aku jadi ingat Bunda sempat bilang, “Bukan cantiknya yang membuat bahagia, tapi akhlaknya.” Maka wajarlah jika aku selalu ingat petuah Bunda yang menyitir sabda Nabi, “Kalau kau ingin menikah lihatlah empat hal: harta bendanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang beragama, maka kamu akan beruntung.”[3] Kalau ada keempat-empatnya, siapa yang berani menolak?

Ah, sudahlah, Bunda. Aku bukan tengah memberi celah meratapi nasib wajahku yang tak seberapa indah. Bukan salahku, bukan juga salah Bunda dan Ayah. Toh, setiap manusia telah dilahirkan atas nasibnya masing-masing. Mengapa kita harus berlelah-lelah mengutuk wajah yang jelek dengan mencari ahli bedah plastik terkenal untuk direnovasi? Memancungkan hidung, menghilangkan kerut. Aku heran pada orang yang terlampau takut. Entah apa yang ditakutkannya jika hidungnya pesek atau kerut di keningnya mulai berbaris. Usiakah? Jodohkah? Padahal, jodoh dan kematian telah ditetapkan. Pena-pena telah diangkat dan tinta telah mengering. Yang dibutuhkan manusia adalah jalan menuju keduanya: jalan terbaik. Memilih jodoh dengan jalan yang baik, yang direstui –bukan hanya oleh orangtua, tapi juga oleh Tuhan. Aku heran pada orang yang berganti-ganti pasangan. Entah sebulan sekali, satu semester sekali, atau setahun sekali. Yang satu bilang dengan enteng, “Belum cocok,” seolah pasangannya seperti baju di mal yang sedang dicoba-coba di ruang pas. Yang lain bilang, “Mumpung masih muda. Nikmatin aja.” Masih untung kalau tak bercampur zina. Tapi, rasanya aku tak pernah ingin jika anak gadisku nanti digilir-gilir oleh sekian lelaki yang dengan seenak jidatnya meremas-remas telapak tangan anak gadisku dan membual, “Aku sayang padamu.”

Siapa yang tak khawatir pada kematian? Manusia datang dari ketiadaannya dan akan berakhir menjadi tiada. Toh, hanya Tuhan yang berhak hidup selama-lamanya. Masalahnya, kematian yang mana yang dikhawatirkan? Jika yang dikhawatirkan adalah usia yang menyempit dan tubuh yang semakin rapuh, solusinya bukan dengan membohongi diri. Tentu ada kekhawatiran yang lebih agung seperti Bunda pernah katakan. “Kekhawatiran akan kehidupan yang lebih kekal, lebih abadi.” Itulah kekhawatiran dan ketakutan yang sesunguhnya. Maka, ketika ia datang bersama Izrail, aku selalu berharap apat menutup helai napasku yang terakhir dengan senyum.

Bunda, aku tak sanggup berpanjang lebar lagi dalam surat ini. Kata-kataku telah habis, iramaku telah memudar. Aku tahu mana batasku untuk bercerita. Tapi, aku tak pernah merasa bahwa ini telah cukup untuk membalas suratmu yang luar biasa. Penuh hikmah, penuh pesona. Siapakah yang tak bangga pada Bundanya –pada wanita yang merelakan hidup matinya saat melahirkan, yang menyayangi anaknya dari buaian hingga lahatnya, yang rela kesenangannya terampas demi anak-anaknya. Sungguh tak sanggup aku membalasnya. Hanya Tuhan yang mampu membalasmu, berlipat-lipat melampaui keikhlasanmu yang abadi.

Mudah-mudahan kau tetap sehat di sana, Bunda. Di tempat yang aku juga tak pernah tahu letaknya, tak tahu alamatnya, tak tahu nama jalannya, tak tahu berapa nomor rumahnya. Aku tak tahu, Bunda. Aku tak tahu. Maukah kau beritahukan aku, Bunda?

Wassalam.

Jakarta, Maret 2008.

djokokororet



[1] HR. Muslim. Dari Aisyah ra. Shahih Muslim, No. 1495.

[2] Lihat QS. Ibrahim: 7

[3] HR. Muslim. Dari Abu Hurairah. Shahih Muslim, No 2661.


Blogger Spring

Download XML nya!

Hada Negra


Download XML nya!

Greeny

Download XML

Minimalista Negro

Download XML nya!

Blogger Freshy


Download XML nya ini bro!

Blogger Neo-Sapien


Download XML nya klik ini honey!

Blogger Natural

Download XML nya di sini nih say!

Blogger Azul

Download XML nya di sini bro!

Blogger Zen

Download XML nya di sini.

Blogger Lindodia

Download XML nya di sini.

Blogy Isla

Download XML nya di sini bro!

Misty Look


Download XML nya di sini. Password untuk extract nya : themesblogger.blogspot.com

Blogy Glossy



Download XML nya di sini.

Plantilla Blogy

1. Download zip-nya di sini. Trus extract ... Trus copy dan Paste di edit HTML nya.
2. Ini Preview nya bro ...



Cara Mengubah Template Blogspot Kamu!

Keindahan layout sebuah blog adalah salah satu sisi yang dapat dibanggakan oleh seorang blogger. Gw tiba-tiba kepikiran aja untuk posting tenatang themes blogger disela-sela penelitian. (cie penelitian). Untuk modifikasi layout caranya gampang banget bro ... Abis login langsung aja masuk ke dashboard trus pilih layout dan pilih sub menu edit html. Nah, tinggal modifikasi aja XML nya. Pada posting selanjutnya gw mau nampilin contoh-contoh layout yang gw ambil dari themesblogger.blogspot.com. Selamat mencoba! Tinggal copy XML nya dan paste deh di area edit HTML nya. Caiyo!